KabarGres Banner

Guru Idealnya Tidak Hanya Mengajar

Gambar Ilustrasi

* Didukung Telkomsel Ajak Tekuni Dunia Entrepreneur

Surabaya (KabarGres.com) - Berlatar belakang keprihatinan bahwa guru selama ini kurang 'ngeh' (kurang berminat, red) pada dunia entrepreneur, untuk kesekian kalinya PT. Swastika Prima International mengadakan seminar bertema "Entrepreneur Spirit for Guru" dengan mengundang kurang lebih 250 guru SMA/SMK/MA se-Jatim, bertempat di Multihall Telkomsel Plasa BRI Tower, Sabtu (24/10). "Tujuan seminar ini agar para guru lebih paham dan memiliki mindset entrepreneur, bisa menularkan virus entrepreneur ke para siswa di sekolah masing-masing serta mengajak para guru untuk memulai bisnis," demikian diungkapkan Owner PT. Swastika Prima International, Wuryanano, kepada KabarGres.com sebelum acara dimulai.

Dikatakan Wuryanano yang juga Direktur Swastika Prima Entrepreneur Campus, di Indonesai ini belum ada 0,5 persen dari total penduduk yang menjadi entrepreneur padahal jiwa entrepreneur idealnya sudah dimiliki semua orang semenjak kecil. "Minimal akan ada 2 persen dari total penduduk kita yang menjadi entrepreneur," tukasnya. Untuk itu Swastika Prima Entrepreneur Campus memiliki komitmen mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dengan berupaya untuk selalu memberikan wawasan dan motivasi positif melalui berbagai kegiatan pelatihan dan seminar interaktif untuk SMA/SMA/MA di Jatim.

Pada kesempatan itu juga, Swastika Prima Entrepreneur Campus melaunching berdirinya Komunitas Entrepreneur Guru Indonesia (EGI) yang didirikan Dra Christine Wu, selaku Public Relations Director Swastika Prima Entrepreneur Campus.

Sementara itu, Manager Direct Sales Metro Surabaya PT Telkomsel, Unggul P. Nasution, mengatakan event ini merupakan salah satu bentuk program Corporate Social Responsibility (CSR). "Kita berterimakasih atas kerjasama yang terjalin dengan Swastika Prima," ujarnya.

Sedangkan Founder & Originator of Tranceformasi Indonesia, Bobby Meidri L, mengatakan, menjadi tenaga pengajar tak melulu harus berkutat dengan buku-buku pelajaran ataupun anak didiknya, tapi juga dapat menggeluti profesi lain, berbisnis misalnya. Bagi guru yang punya kemampuan berbisnis tentunya akan punya penghasilan tambahan sehingga tidak memusingkan mereka akan masalah gaji. “Bisnis bisa dilakukan oleh semua kalangan termasuk guru sekalipun,” kata Bobby.

Bobby memberikan contoh tentang artis dangdut asal Jawa Timur, Inul Daratista, yang sukses menembus ibukota. “Inul sukses karena dia punya ciri khas, begitu pula dalam bisnis juga harus punya kekhasan dibanding lainnya,” tegas Bobby.

Kekhasan tersebut, lanjut Bobby, bisa datang dari jenis usaha yang digeluti hingga logo yang dipakai. Kekhasan inilah yang nantinya akan mengantar seseorang sukses berbisnis. “Kalau bisnis yang digeluti hanya itu-itu saja dan tidak ada gebrakannya, ya akan babak belur,” cetus Bobby yang disambut derai tawa peserta. (toro)

 

Teks foto:
Drs. Didiek Budihardjo, MA dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia, Manager Direct Sales Metro Surabaya PT Telkomsel, Unggul P. Nasution, Owner PT. Swastika Prima International, serta Founder EGI, Dra Christine Wu.

KabarGres Banner KabarGres Banner
Iklan Anda

DICARI DISTRIBOTUR KARTU AKTIFASI PROFIT 20 %

Dicari distributor dan agen sebanyak-banyaknya untuk kartu aktifasi Best Companion Club (BCC). Keuntungan 20 persen. Hubungi segera: 031-72633255, 031-91316780, 085645339945....

Jual Tanah dan Bangunan Sudah Dihuni Burung Sriti

Jual tanah dan bangunan sudah dihuni burung sriti, 200 m2 lokasi Ds. Mangunan Kec. Udanawu Kab. Blitar (jalan raya jalur Kediri-Blitar), harga Rp 200 juta (nego). Hubungi: Takrim telp. 0342-552821, 0342-7762338....
Berita Anda
Ditulis pada : Selasa, 9 Februari 2010 oleh

Derita Salsa, Lahir Tanpa Anus

Salsabila (2 bulan), asal Ponorogo, putri dari Nanik, telah lahir tanpa anus. Telah menjalani operasi pertama tetapi gagal sehingga terpaksa dilakukan repair namun justru membuat Salsa tidak bisa kencing dan mengeluarkan kotoran lewat hidungnya. Saat ini dirawat di ICU RSUD dr. Soetomo Surabaya. Pem... Berita Anda
Ditulis pada : Jumat, 18 September 2009 oleh

Balik Gratis, Kapan Ya...?

Mudik, sebuah tradisi turun temurun yang sangat dinanti-nanti para migran untuk berkumpul dan kangen-kangenan dengan keluarga khususnya di daerah asal. Banyak instansi pemerintah maupun perusahaan-perusahaan swasta yang memanfaatkan budaya ini untuk membantu sesama sekaligus promo produk dan jasa. N...
KabarGres Banner KabarGres Banner KabarGres Banner KabarGres Banner KabarGres Banner