Kategori : Hukum & Kriminal
Ditulis pada : Rabu, 8 September 2010 oleh adm
Aneh, Para Penyuap Gayus Belum Diadili
Jakarta - Penanganan perkara Gayus Halomoan Tambunan mulai dari penyidikan tim independen Polri hingga di kejaksaan dinilai banyak kejangalan. Salah satu kejanggalan yakni belum ada satu pun tersangka dari wajib pajak perusahaan yang menyuap Gayus hingga perkara pidana pokoknya masuk ke persidangan, Rabu (8/9/2010) hari ini.
"Pokoknya banyak misteri dalam perkara ini. Banyak hal yang janggal, tidak sewajarnya, (penegak hukum) tidak sungguh-sungguh memberantas korupsi," lontar Adnan Buyung Nasution, penasihat hukum Gayus, di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Se...
"Pokoknya banyak misteri dalam perkara ini. Banyak hal yang janggal, tidak sewajarnya, (penegak hukum) tidak sungguh-sungguh memberantas korupsi," lontar Adnan Buyung Nasution, penasihat hukum Gayus, di lingkungan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Se...
Ditulis pada : Kamis, 2 September 2010 oleh
KPK Tetapkan 26 Tersangka Kasus Travellers Cheque
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan 26 anggota DPR periode 1999-2004 sebagai tersangka kasus travellers cheque (TC) sebagai suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom pada 2004.
"Pada pengembangan penyidikan TC, KPK tetapkan 26 tersangka baru dalam dugaan tindak pidana korupsi penerimaan pemberian TC anggota DPR periode 1999-2004," kata Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto di Gedung KPK, Jakarta, Rabu.
Penetapan sebagai tersangka tersebut, ia mengatakan karena berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dila...
"Pada pengembangan penyidikan TC, KPK tetapkan 26 tersangka baru dalam dugaan tindak pidana korupsi penerimaan pemberian TC anggota DPR periode 1999-2004," kata Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto di Gedung KPK, Jakarta, Rabu.
Penetapan sebagai tersangka tersebut, ia mengatakan karena berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dila...
Ditulis pada : Sabtu, 28 Agustus 2010 oleh
3 Satwa Kebun Binatang Surabaya Diduga Dibunuh
Surabaya - Indikasi adanya unsur kesengajaan dalam kematian satwa koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang terjadi beruntun itu menguat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim dan Tim Manajemen Sementara KBS menduga, tiga dari tujuh satwa yang mati beruntun dinilai tak wajar. Ketiganya adalah anak babi rusa, kanguru, dan rusa bawean.
Unsur mencurigakan itu adalah kesimpulan dari investigasi Tim Penyelidik Gabungan yang dibentuk oleh BKSDA Jatim dan Tim Manajemen Sementara KBS. ”Kami masih akan terus menyelidiki penyebab kematian satwa di sini (KBS),” tutur Ket...
Unsur mencurigakan itu adalah kesimpulan dari investigasi Tim Penyelidik Gabungan yang dibentuk oleh BKSDA Jatim dan Tim Manajemen Sementara KBS. ”Kami masih akan terus menyelidiki penyebab kematian satwa di sini (KBS),” tutur Ket...
Ditulis pada : Minggu, 22 Agustus 2010 oleh
MUI Haramkan Gelandangan dan Mengemis
Pagaralam (Sumatera Selatan) - Majelis Ulama Indonesia, Kota Pagaralam, Sumatra Selatan mengharamkan kegiatan gelandangan dan pengemis saat memasuki bulan Ramadan.
Ketua MUI setempat, Deni Priansyah, di Pagaralam, Ahad (22/8), mengatakan kegiatan gelandangan dan pengemis (gepeng) itu merupakan tindakan merendahkan derajat dan martabat manusia bukan hanya di mata manusia, tapi termasuk di hadapan Tuhan.
'Kita mencium ada indikasi tindakan dilakukan gelandangan pengemis yang menyebar hampir ada di berbagai tempat tersebut bukan murni atas inisiatif mereka sendiri, tap...
Ketua MUI setempat, Deni Priansyah, di Pagaralam, Ahad (22/8), mengatakan kegiatan gelandangan dan pengemis (gepeng) itu merupakan tindakan merendahkan derajat dan martabat manusia bukan hanya di mata manusia, tapi termasuk di hadapan Tuhan.
'Kita mencium ada indikasi tindakan dilakukan gelandangan pengemis yang menyebar hampir ada di berbagai tempat tersebut bukan murni atas inisiatif mereka sendiri, tap...
Ditulis pada : Rabu, 18 Agustus 2010 oleh
Aksi Bakar Bendera Warnai Demo Protes Malaysia
* Selama 2010, Indonesia Layangkan Nota Protes
Sukabumi - Massa dari Forum Masyarakat Miskin Bersatu, FRMB, kota Sukabumi, Rabu (18/8), berunjuk rasa menuntut pemerintah bertindak tegas kepada Malaysia. Mereka menilai, kebijakan barter tahanan antara tujuh nelayan Malaysia dan tiga petugas dinas kelautan dan perikanan (DKP) merupakan kebijakan yang tidak tepat. Dalam aksinya massa juga membakar bendera Malaysia sebagai wujud kekesalan terhadap tindakan polisi dan pemerintah negeri Jiran. Pembakaran dilakukan oleh dua anggota DPRD Sukabumi.
Sementara itu Kementrian Luar Ne...
Sukabumi - Massa dari Forum Masyarakat Miskin Bersatu, FRMB, kota Sukabumi, Rabu (18/8), berunjuk rasa menuntut pemerintah bertindak tegas kepada Malaysia. Mereka menilai, kebijakan barter tahanan antara tujuh nelayan Malaysia dan tiga petugas dinas kelautan dan perikanan (DKP) merupakan kebijakan yang tidak tepat. Dalam aksinya massa juga membakar bendera Malaysia sebagai wujud kekesalan terhadap tindakan polisi dan pemerintah negeri Jiran. Pembakaran dilakukan oleh dua anggota DPRD Sukabumi.
Sementara itu Kementrian Luar Ne...





